Dua Wanita Berupaya Selundupkan Sabu ke Lapas

 

 

 

 

Sharpthree.com – Penyusupan sabu di Lapas Klas IIB Mojokerto dapat digagalkan. Dua orang perempuan ditangkap oleh petugas ketika berupaya mengirim narkotika golongan 1 terhadap narapidana.

Dua pelaku tersebut yakni Elok Nurwahyuni (42) yang merupakan Kelurahan Miji, Kranggan, Kota Mojokerto serta Lilik Swadiyah (37),  warga Desa Jati Pasar, Trowulan, Mojokerto.

Kepala Lapas Mojokerto Muhammad Hanafi mengungkapkan pada hari Rabu (24/1/2018) sekitar pukul 10.00 WIB, Elok akan menjenguk suaminya yang berupakan narapidana lapas. Tersangka memang sengaja menggunakan hijab dan busana yang panjang hingga kaki untuk mengecoh petugas lapas. Tidak hanya itu, Elok juga membawa dua orang anak kecil.

“Satunya digendong, satunya dituntun. Anak ini dibikin nangis sama pelaku supaya petugas kami kasihan dan pelaku tidak digeledah,” ungkap Hanafi, Sabtu (27/1/2018).

Meskipun demikian, Hanafi mengatakan petuga tidak ingin kebobolan. Tetap dilakukan penggeledahan sesuai dengan prosedur yang udah ditetapkan.

Usaha penyusupan sabu pun akhirnya terbongkar ketika Elok diperiksa oleh petugas. Pada paha kanan tersangka ditemukan narkotika jenis sabu dengan diikatkan menggunakan lakban.

“Saat kami geledah, di paha kanan pelaku ada benjolan. Kami geledah di kamar tertutup oleh petugas perempuan, ternyata itu narkoba jenis sabu,” jelasnya.

Elok mengaku abu tersebut akan ditujukan kepada dua napi di dalam Lapas yaitu suaminya yang berinisial SH dan suami dari Lilik Swadiyah.

“Suami kedua perempuan ini sama-sama berada di lapas. Sabu itu akan dikirim ke mereka, suami-istri ini dugaan kami jaringan,” kata hanafi.

Setelah meringkus Alok dengan barang bukti sabu, kemudian pihak Lapas melaporkan pada Sat Reskoba Polresta Mojokerto. Tersangka beserta barang bukti diberikan kepada polisi. Kemudian melakukan penangkapan terhadap Lilik di rumahnya.

“Kami tak akan melindungi mafia narkoba di Lapas Mojokerto, ini sudah menjadi komitmen kami,” Hanafi mengungkapkan.

Dari peringkusan tersebut, petugas mengamankan barang bukti sebanyak 2,14 gram, ponsel serta alat pembungkus sabu.

“Kami masih mengembangkan untuk menangkap jaringan di atasnya, mohon bersabar,” ungkap Kasat Reskoba Polresta Mojokerto AKP Hendro Susanto.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *