Pelaku Prostitusi Online di Aceh Diancam Hukuman Cambuk

 

 

 

Sharpthree.com  РPolresta Banda Aceh berhasil menangkap seorang germo dan seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) online, keduanya akan dikenakan Qanun Jinayah. Mereka akan dikenai hukuman berupa cambuk.

“Sekarang sudah tahap satu dan kita tunggu tahap P21 untuk kita serahkan ke jaksa. Mucikari MRS ditahan di Polresta dan satu PSK inisial AYU ditahan di Rutan Lhoknga,” ungkap Kapolresta Banda Aceh AKBP Riyanto Trisno di Mapolresta Banda Aceh, Selasa (10/4/2018).

Tersangka prostitusi online ini tertangkap pada akhir bulan Maret kemarin. Pelaku yang diduga seorang germo dan yang satunya merupakan PSK itu diringkus di sebuah hotel.

Trisno menegaskan bahwa berita yang tersebar mengenai pembebasan germo dan PSK tersebut adalah tidak benar. Hal tersebut lantaran banyak tersebar berita di media sosial mengenai penanganan kasus prostitusi online.

“Enam perempuan lain terduga PSK kita panggil ke Polresta karena ketika kita periksa HP pelaku, ada wajah mereka. Akhirnya kita panggil untuk kita tanya. Tapi mereka tidak mengaku jadi tidak bisa kita proses,” terang Trisno.

Walaupun demikian, enam terduga PSK online tersebut akan dikenai wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis. Sementara untuk germo dan PSK yang dilakukan proses hukum, mereka akan dikenai hukuman Qanun Jinayah Aceh.

“Yang dua ini kita kenakan Qanun Jinayah. Sekarang sudah tahap satu jadi tidak lama lagi Insyaallah tahap dua,” Trisno menjelaskan.

Sebagai informasi, sebelumnya  Polresta Banda Aceh berhasil menangkap tujuh terduga Pekerja Seks Komersial (PKS) dan seorang germo. Mereka ditangkap pada hari Rabu (22/3) sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah hotel yang terletak di kawasan Aceh Besar, Aceh.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *