Polisi Miskinkan Big Bos Miras Oplosan

 

 

 

Sharpthree.com – Polisi mengamankan semua aset yang dimiliki big bos minuman keras (miras) oplosan Sansudin Simbolon lantaran diduga aset tersebut merupakan hasil Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Semua aset diperoleh dari hasil penjualan miras oplosan.

Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto mengungkapkan penyitaan aset tersebut adalah bentuk pengembangan kasus miras oplosan yang diproduksi oleh Sansudin yang sudah menyebabkan sebanyak 69 orang meninggal. Sekarang Sansudin juga diancam dengan pasal TPPU.

“Selain penyidikan terkait substansi kasus miras, kami juga menjerat tersangka dengan TPPU,” ungkap Agung di SD Palasari, Jalan Palasari, Kota Bandung, Kamis (5/7/2018).

Dia juga mengatakan akan mengamankan semua aset bergerak dan tidak bergerak kepunyaan Sansudin. Polisi telah menyita uang sebanyak Rp 65 juta dari rekening Sansudin dan istrinya Hamcia Manik.

“Dalam TPPU ini istrinya juga kami jerat karena ikut menikmati uang hasil dari penjualan miras oplosan ini,” ujarnya.

Selanjutnya, Agung juga mengatakan telah menyita lahan kosong seluas 2.284 meter persegi yang terletak di Blok Jangkung Persil 23 Kelas D III Kohir Nomor 1204 Desa Ganjar Sabar, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.

“Kemudian ada juga tanah kosong di Blok Jangkung Persil 98 Kelas D V Kohir Nomor 2075 Desa Ganjar Sabar, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung dengan luas 2.184 meter persegi,” tuturnya.

Selain tanah, polisi juga mengamankan bangunan dalam bentuk rumah mewah sebagai tempat pembuatan miras oplosan yang berada di Jalan bypass Cicalengka, Kampung Bojong Asih Desa Cicalengka Wetan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung.

“Sebidang tanah dan rumah mewah SHM no 218 luas 224 meter persegi dan SHM no 219 luas 56 meter persegi yang ditinggali Sansudin dan keluarga kami sita,” katanya.

“Selain lima tanah dan bangunan tadi, ternyara ada jual beli lahan seluas 29 hektar yang saat ini ditanami sawit di Palembang. Masih kami lengkapi administrasinya,” dia menambahkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *