Polisi Tetapkan Tersangka Penjarahan Toko Pakaian di Depok

 

 

 

Sharpthree.com – Kasus penjarahan toko pakaian yang terjadi di Depok, Jawa Barat polisi telah menetapkan tersangkanya. Dari sebanyak 26 anggota geng motor Jepang atau Jambatan Mampang yang melakukan tindakan penjarahan tersebut, kini terdapat delapan orang yang dinaikkan statusnya.

“Yang di bawah umur lima. Laki-lakinya lima dan perempuannya tiga,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/12/2017).

Diantara tersangka tersebut yaitu ALF alias Caong (20), AHM (18), ALG (16), FAT (17), DEW (16), dan tiga orang lainnya perempuan, yakni EKS (18), Bel (16), dan YUV (17).

Tidak hanya itu, terdapat empat dari 26 orang yang telah ditangkap kepolisian dinyatakan sebagai pengkonsumsi narkotika. Tetapi, polisis tidak dapat melakukan tindakan hukum kasus penyalahgunaan narkotika karena tidak menemukan barang bukti nyata.

Salah satu yang positif mengkonsumsi narkotika juga masuk dalam delapan orang yang menjadi tersangka penjarahan toko pakaian.

“Ada satu yang positif narkoba dan kami tetapkan tersangka bersama tujuh lainnya,” katanya.

Sedangkan 18 orang lainnya yang juga ditangkap sekarang sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Argo mengatakan mereka tidak terbukti melakukan aksi penjarahan, sedangkan delapan tersangka yang telah dipenjarakan di Mapolres Depok terjerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas).

“Pasalnya curas saja. Tidak kami kenakan pasal narkoba, kan barang buktinya tidak ada,”  kata Argo.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *