Tanpa Kuasa Hukum, Apakah Bos First Travel Ajukan Eksepsi?

 

 

Sharpthree.com – Tiga pemilik First Travel telah melakukan dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Depok. Tetapi, pada persidangan dakwaan tersebut, ketiga bos First Travel ini tidak ditemani oleh kuasa hukum. Lalu, bagaimana dengan eksepsinya?

“Memang saat selesai sidang kemarin, ketiga terdakwa bilang tidak akan eksepsi. Namun karena tidak ada pengacara kemarin dan bila pekan depan ingin eksepsi tidak apa-apa,” kata Kasipidum Kejari Depok, Priatmaji, Selasa (20/2/2018).

Dia juga mengatakan Andhika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Kiki tidak mengajukan eksepsi maka persidangan kemudian dilanjutkan pada tahap pemeriksaan saksi-saksi. Jaksa akan menyiapkan untuk mendatangkan saksi-saksi.

“Kalau tidak ada eksepsi berarti langsung dengarkan saksi. Kita sudah siap kalau pun langsung ke pemeriksaan saksi,” katanya.

Sementara Kapuspenkum Kejagung, M Rum mengungkapkan eksepsi adalah hak dari terdakwa. M Rum tidak merasa keberatan bila mereka mengajukan eksepsi.

“Eksepsi itu hak terdakwa untuk menguji apakah surat dakwaan JPU sudah memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam KUHAP,” kata M. Rum di tempat terpisah.

Pemilik First Travel yakni Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari Hasibuan, Siti Nuraida alias Kiki Hasibuan menjadi terdakwa dalam kasus pencucian uang. Mereka terjerat dengan Pasal  3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *